“Sebutlah namaku di sana, karena aku tak kuasa melupakanmu !”
♡♡
Ini kisah indah tentang Kerinduan …
Disampaikan oleh al-Mubarrid dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amru an-Nakha’iy bahwa di kota Kufah hiduplah pemuda yg tampan dan rajin beribadah.
Ia pernah tingal di pemukiman Nakha’ dan bertemu dengan seorang gadis salehah dari kaum itu.
Pertemuan itu membuatnya jatuh cinta dan ingin memilikinya.
Dia memutuskan untuk tinggal yg lebih dekat dgn rumah gadis itu.
Lalu ia mengirimkan utusan untuk menyampaikan lamaran kepada ayah gadis itu.Namun sayang gadis itu ternyata telah dilamar oleh anak pamannya.
Ketika rasa rindu mendera, gadis itu mengirim utusan agar mendatangi pemuda itu untuk menitipkan pesan : “aku sdh mendengar tentang besarnya cintamu kepadaku, akupun sedih karenanya. Jika engkau mau, aku dapat menemuimu…atau jika engkau berkenan,aku dapat mengatur cara agar engkau bisa masuk ke dalam rumahku.
Pemuda itu mengirim balasan,”sesungguhnya aku takut azab hari yg besar (saat kiamat nanti) jika aku mendurhakai Tuhanku.Sesungguhnya aku takut api neraka yg baranya tdk pernah padam dan tdk pernah surut lidah apinya.”
Demi mendengar jawaban itu, sang gadis menyadari dan memilih untuk taat beribadah serta menjauhkan dirinya dari segala kemaksiatan.
Namun demikian, ia tdk mampu mengahapus rasa rindunya kepada pemuda tersebut hingga ia meninggal dunia.
Sang pemuda sering datang ziarah ke makam gadis itu, menangis di sana dan berdo’a baginya.
Suatu hari, saat sedang ziarah, pemuda itu tak kuasa menahan kantuk hingga ia tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat sang gadis yg dicintainya dalam rupa yg sangat menawan.
Dia menanyakan keadaan Sang gadis lalu dijawabnya, “Cinta yg manis wahai orang yg kurindukan, cintamu adalah cinta yg menuntun kepada kebaikan dan kesantunan.”
“Sampai kapan engkau seperti ini?” Tanya pemuda itu.
“Hingga pencapaian kenikmatan dan kehidupan yg kekal di taman surga, suatu kekayaan yg tiada lenyap.”
Berkatalah pemuda itu lagi, “Sebutlah namaku di sana karena aku tdk dapat melupakanmu.”
Gadis itu menjawab, “Demi Allah, aku juga begitu. Aku telah memohon kepada pelindungmu dan pelindungku agar Dia menyatukan kita berdua.Maka tolonglah aku untuk menggapai tujuan ini dengan sekuat tenaga.”
Pemuda itu bertanya, “kapan aku bisa melihatmu lagi?”
Lalu gadis itu menjawab, “Tak lama lagi engkau akan bertemu denganku dan melihatku.”
—————–
Cerita yg mengharukan…demi menjaga kesucian cinta…tak dapat bersatu di dunia…di akhirat memohon kepada Allah agar dipersatukan..

Link yg sama: http://alqurandanhadis.indonesiaz.com/sebutlah-namaku-disana-karena-aku-tak-ku.xhtml