Rahasia Matahari, Bulan, dan Kalender

Rahasia dibalik alam sudah sebagian terbaca oleh manusia tetapi masih luas nikmat yang tersembunyi. Meski ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terus berkembang dan semakin canggih, nikmat yang tersembunyi tidak akan habis digali oleh manusia. Sudah ribuan tahun, Allah membiarkan matahari dan bulan bercahaya menghidupi umat manusia. Allah memiliki “ketetapan” hakiki dan telah menjelaskan dalam kitab suci Alquran untuk pelajaran umat manusia

(1) “Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkannya (manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagiperjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui”(Q.S. Yunus: 5).

(2) “Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah, “Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji; Dan bukanlah kebaktian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebaktian itu adalah kebaktian orang yang bertaqwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu beruntung”(Q.S. Al Baqarah: 189).

(3) “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi kemudian (urusan) itu naik kepda-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (Q.S. As Sajdah: 5).

(4) “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung” (Q.S. Al Hajj: 47).

Masih luas ilmu Allah dan manusia tidak diberi kecuali hanya sedikit; Semakin manusia mengetahui ilmu Allah maka justru semakin panjang dan lebar ilmu Allah terbentang. Allahu Akbar. Allah Maha Besar.